Doa Shalat Dhuha

Doa ini dibaca setelah kita melakukan shalat dhuha. Sumbernya adalah beberapa kitab fikih Madzhab Imam Syafi’i seperti l’aanatut Thaalibiin.

اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَائُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ . اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي الْسَمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِيْ الأَرْضِ فأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مَعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا أَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Bacaan Doa Shalat Dhuha

“Allaahumma innadh dhuhaa’a dhuhaa’uka, wal bahaa’a bahaa’uka wal-jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal qudrata qudratuka wal-’ishmata ishmatuk. Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assaran fayassirhu, wa in kaana haraaman fathahhirhu, wa in kaana ba’iidan faqarribu, bi haqqi dhuhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatuka wa qudratika, wa aatinii maa aataita ‘ibadakash-shaalihiin.”

Arti Doa Shalat Dhuha

“Ya Allah, sesungguhnya waktu dluhaa adalah waktu dluhaa-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, kebagusan adalah kebagusan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rizqi kami di atas langit, turunkanlah, bila dalam bumi, keluarkanlah, bila sukar, mudahkanlah, bila haram, sucikanlah, bila jauh, dekatkanlah, dengan hak waktu dluhaa, keagungan, kebagusan, kekuatan dan kekuasaan-Mu. Berilah kepada kami apa-apa yang telah Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih-shalih.”


* Mohon maaf, untuk teks / tulisan Arab untuk saat ini belum bisa ditampilkan. Tapi insya'allah tulisan bacaan di atas sudah sesuai dengan bacaan bahasa Arab-nya, termasuk panjang pendek dan tajwid-nya. Apabila ada kesalahan, harap disampaikan pada form komentar di bawah.


   

9 Responses to “Doa Shalat Dhuha”

  1. maliki says:

    kenapa tidak ditulis oleh bhs arab

  2. Fandra Putrawijaya says:

    Terimakasih atas doanya.

  3. herdi says:

    saya menggunakan apps untuk nokia. Kan untuk doanya hanya tulisan arab tanpa tanda bacanya, saya kurang mengerti. Kalo bisa pake tanda baca, ya.

  4. Rasyid Hakim says:

    terimakasih, izin copas

  5. uum says:

    Kenapa ga ada ayat lima , ayat tuju dan ayat lima belas?

  6. sozya says:

    banyak yang salah tuh, bacaan indo sama arabnya beda banget

  7. nur hasan says:

    itu ada beberapa yg kurang dan salah tuuch….. Harusny ada ”wa bahaa’ika” dulu baru ”wa jamaa’”. Dan ada lg bagian bawah harusny ”wais matik” bukan ”waa atiini” dan masih ada lg yg harus di cek tuch….

Leave a Reply